Tidak kurang dan tidak lebih. Tidak megurangi dan tidak menambahi.

1. Hendaklah memberi salam kepada orang-orang yang ada di dalam majelis saat masuk dan saat keluar dari majelis tersebut. Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu telah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang kalian sampai di suatu majelis, maka hendaklah memberi salam, lalu jika dilihat layak baginya duduk maka hendaklah ia duduk. Kemudian jika bangkit (akan keluar) dari majelis hendaklah memberi salam pula. Salam yang pertama tidaklah lebih berhak (diucapkan) daripada yang kedua.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dinilai shahih oleh Al-Albani).

2. Hendaklah duduk di tempat yang masih tersisa. Jabir bin Samurah telah menuturkan, “Apabila kami datang kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam maka masing-masing kami duduk di tempat yang masih tersedia di majelis.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al-Albani).

3. Janganlah menyuruh orang lain pindah dari tempat duduknya kemudian duduk di tempatnya, akan tetapi berlapang-lapanglah di dalam majelis. Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhuma telah meriwayatkan bahwa sesungguhnya Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seseorang tidak boleh menyuruh orang lain pindah dari tempat duduknya, lalu ia duduk di tempatnya, akan tetapi berlapanglah dan perluaslah.” (Muttafaq ’alaih).

4. Tidak duduk di tengah-tengah halaqah (lingkaran majelis).

5. Tidak duduk di antara dua orang yang sedang duduk kecuali seizin mereka. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak halal bagi seseorang memisah di antara dua orang kecuali seizin keduanya.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani).

6. Tidak boleh menempati tempat duduk orang lain yang keluar sementara waktu untuk suatu keperluan. Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila seorang di antara kamu bangkit (keluar) dari tempat duduknya, kemudian kembali, maka ia lebih berhak menempatinya.” (HR. Muslim)

7. Tidak berbisik berduaan dengan meninggalkan orang ketiga. Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu menuturkan, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila kalian tiga orang, maka tidak boleh dua orang berbisik-bisik tanpa melibatkan yang ketiga sehingga kalian bercampur baur dengan orang banyak, karena hal tersebut dapat membuatnya sedih.” (Muttafaq ’alaih).

8. Orang-orang yang duduk dalam suatu majelis, hendaknya tidak banyak tertawa. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ”Janganlah kamu memperbanyak tawa, karena banyak tawa itu mematikan hati.” (HR. Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

9. Hendaknya setiap orang yang duduk dalam majelis menjaga pembicaraan yang terjadi di dalam forum (majelis). Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila seseorang membicarakan suatu pembicaraan kemudian ia menoleh (untuk melihat jangan sampai ada yang mendengar), maka (omongan) itu adalah amanat (yang tidak boleh disebarluaskan).” (HR. At-Tirmidzi, dinilai hasan oleh Al-Albani).

10. Orang yang duduk di dalam majelis hendaknya tidak melakukan suatu perbuatan yang bertentangan dengan perasaan orang lain, seperti menguap atau membuang ingus atau bersendawa di dalam majelis.

11. Tidak melakukan perbuatan memata-matai (mencari-cari kesalahan) orang lain. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Janganlah kamu mencari-cari atau memata-matai orang.” (Muttafaq ’alaih).

12. Disunnahkan menutup majelis dengan do’a Kaffaratul majelis, berdasarkan sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Barang siapa duduk dalam suatu majelis dan di majelis itu terjadi banyak gaduh, kemudian sebelum bubar dari majelis itu ia membaca,

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ, أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, أَسْتَغْفِرُكَ وَ أَتُوْبُ إِلَيْكَ.

‘Mahasuci Engkau ya Allah, dengan memujiMu, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau; aku memohon ampunanMu dan aku bertaubat kepada-Mu,’

niscaya Allah akan mengampuni baginya apa yang terjadi di majelis itu.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi, dan dishahihkan oleh Al- Albani).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: