Tidak kurang dan tidak lebih. Tidak megurangi dan tidak menambahi.

Posts tagged ‘izin’

24 Etika Seorang Muslim #16 : Etika Bertamu

Untuk orang yang Mengundang:

1. Hendaknya ia mengundang orang-orang yang bertaqwa, bukan orang yang fasik. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Janganlah kamu bersahabat kecuali dengan seorang Mukmin, dan jangan memakan makananmu kecuali orang yang bertaqwa.” (HR. Ahmad dan dinilai hasan oleh Al-Albani).

2. Jangan hanya mengundang orang-orang kaya untuk jamuan dengan mengabaikan orang-orang fakir. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Seburuk-buruk makanan adalah makanan pengantinan (walimah), karena yang diundang hanya orang-orang kaya tanpa orang-orang fakir.” (Muttafaq ’alaih). (lebih…)

Iklan

24 Etika Seorang Muslim #8 : Etika Berbicara

1. Hendaknya pembicaran selalu di dalam kebaikan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia.” (QS. An-Nisa’ : 114).

2. Hendaknya seseorang berbicara dengan suara yang dapat didengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah, ungkapannya jelas, dapat difahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksa-paksakan. (lebih…)

24 Etika Seorang Muslim #7 : Etika Bermajelis

1. Hendaklah memberi salam kepada orang-orang yang ada di dalam majelis saat masuk dan saat keluar dari majelis tersebut. Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu telah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang kalian sampai di suatu majelis, maka hendaklah memberi salam, lalu jika dilihat layak baginya duduk maka hendaklah ia duduk. Kemudian jika bangkit (akan keluar) dari majelis hendaklah memberi salam pula. Salam yang pertama tidaklah lebih berhak (diucapkan) daripada yang kedua.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dinilai shahih oleh Al-Albani).

2. Hendaklah duduk di tempat yang masih tersisa. Jabir bin Samurah telah menuturkan, “Apabila kami datang kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam maka masing-masing kami duduk di tempat yang masih tersedia di majelis.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al-Albani). (lebih…)

24 Etika Seorang Muslim #6 : Etika Meminta Izin (Saat Berkunjung ke Rumah Orang Lain)

1. Hendaknya orang yang akan meminta izin memilih waktu yang tepat untuk minta izin.

2. Hendaknya orang yang akan minta izin mengetuk pintu rumah orang yang akan dikunjunginya secara pelan. Anas Radhiallahu ‘Anhu meriwayatkan, “Sesungguhnya pintu-pintu kediaman Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam diketuk (oleh para tamunya) dengan ujung kuku.” (HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab Al-Mufrad dan dishahihkan oleh Al-Albani). (lebih…)