Tidak kurang dan tidak lebih. Tidak megurangi dan tidak menambahi.

Posts tagged ‘jalan’

24 Etika Seorang Muslim #5 : Etika Memberi Salam

1. Makruh memberi salam dengan ucapan, “Alaikumus salam” berdasarkan hadits Jabir Radhiallahu ‘Anhu diriwayatkan bahwasanya ia menuturkan, Aku pernah menjumpai Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka aku berkata, “Alaikas salam ya Rasulallah.” Nabi menjawab, “Janganlah kamu mengatakan, ‘Alaikas salam’.” Di dalam riwayat Abu Dawud disebutkan, “Karena sesungguhnya ucapan ‘alaikas salam’ itu adalah salam untuk orang-orang yang telah mati.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani).

2. Dianjurkan mengucapkan salam tiga kali jika khalayak banyak jumlahnya. Di dalam hadits Anas Radhiallahu ‘Anhu disebutkan bahwa, “Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam apabila mengucapkan suatu kalimat, beliau mengulanginya tiga kali. Dan apabila beliau datang kepada suatu kaum, beliau memberi salam kepada mereka tiga kali.” (HR. Al-Bukhari). (lebih…)

Iklan

24 Etika Seorang Muslim #4 : Etika di Jalanan

1. Berjalan dengan sikap wajar dan tawadhu, tidak sombong ketika berjalan, atau mengangkat kepala karena sombong, atau mengalihkan wajah dari orang lain karena takabur. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman : 18).

2. Memelihara pandangan mata, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“Katakanlah kepada orang laki-laki beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Yang Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Dan katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya…’.” (QS. An-Nur : 30-31). (lebih…)