Tidak kurang dan tidak lebih. Tidak megurangi dan tidak menambahi.

Posts tagged ‘salam’

24 Etika Seorang Muslim #14 : Etika Berdoa

1. Terlebih dahulu sebelum berdoa hendaknya memuji kepada Allah kemudian bershalawat kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam pernah mendengar seorang lelaki sedang berdoa di dalam shalatnya, namun ia tidak memuji Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, maka Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepadanya, “Kamu telah tergesa-gesa wahai orang yang sedang shalat. Apabila kamu telah selesai shalat, lalu kamu duduk, maka pujilah Allah dengan pujian yang layak bagiNya, dan bershalawatlah kepadaku, kemudian berdoalah.” (HR. At-Turmudzi, dan dishahihkan oleh Al-Albani).

2. Mengakui dosa-dosa, mengakui kekurangan (keteledoran diri) dan merendahkan diri, khusyu’, penuh harapan dan rasa takut kepada Allah di saat Anda berdoa. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera di dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya’ : 90). (lebih…)

Iklan

24 Etika Seorang Muslim #6 : Etika Meminta Izin (Saat Berkunjung ke Rumah Orang Lain)

1. Hendaknya orang yang akan meminta izin memilih waktu yang tepat untuk minta izin.

2. Hendaknya orang yang akan minta izin mengetuk pintu rumah orang yang akan dikunjunginya secara pelan. Anas Radhiallahu ‘Anhu meriwayatkan, “Sesungguhnya pintu-pintu kediaman Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam diketuk (oleh para tamunya) dengan ujung kuku.” (HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab Al-Mufrad dan dishahihkan oleh Al-Albani). (lebih…)

24 Etika Seorang Muslim #5 : Etika Memberi Salam

1. Makruh memberi salam dengan ucapan, “Alaikumus salam” berdasarkan hadits Jabir Radhiallahu ‘Anhu diriwayatkan bahwasanya ia menuturkan, Aku pernah menjumpai Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka aku berkata, “Alaikas salam ya Rasulallah.” Nabi menjawab, “Janganlah kamu mengatakan, ‘Alaikas salam’.” Di dalam riwayat Abu Dawud disebutkan, “Karena sesungguhnya ucapan ‘alaikas salam’ itu adalah salam untuk orang-orang yang telah mati.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani).

2. Dianjurkan mengucapkan salam tiga kali jika khalayak banyak jumlahnya. Di dalam hadits Anas Radhiallahu ‘Anhu disebutkan bahwa, “Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam apabila mengucapkan suatu kalimat, beliau mengulanginya tiga kali. Dan apabila beliau datang kepada suatu kaum, beliau memberi salam kepada mereka tiga kali.” (HR. Al-Bukhari). (lebih…)

24 Etika Seorang Muslim #4 : Etika di Jalanan

1. Berjalan dengan sikap wajar dan tawadhu, tidak sombong ketika berjalan, atau mengangkat kepala karena sombong, atau mengalihkan wajah dari orang lain karena takabur. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman : 18).

2. Memelihara pandangan mata, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“Katakanlah kepada orang laki-laki beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Yang Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Dan katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya…’.” (QS. An-Nur : 30-31). (lebih…)