Tidak kurang dan tidak lebih. Tidak megurangi dan tidak menambahi.

Posts tagged ‘shalat sunnah’

24 Etika Seorang Muslim #18 : Etika Menangani Jenazah Dan Bertakziah

1. Segera merawat jenazah dan mengebumikannya untuk meringankan beban keluarganya dan sebagai rasa belas kasih terhadap mereka. Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu di dalam haditsnya menyebutkan bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda, “Bersegeralah (di dalam mengurus) jenazah, sebab jika amal-amalnya shalih, maka itu artinya kebaikan yang kamu segerakan kepadanya; dan jika sebaliknya, maka itu artinya keburukan yang kamu lepaskan dari pundakmu.” (Muttafaq ‘alaih).

2. Tidak menangis dengan suara keras, tidak meratapinya dan tidak merobek-robek baju. Karena Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Bukan golongan kami orang yang menampari pipinya dan merobek-robek bajunya, dan memanggil-manggil dengan seruan jahiliyah.” (HR. Al-Bukhari). (lebih…)

Iklan

24 Etika Seorang Muslim #12 : Etika Di Masjid

1. Berdoa di saat pergi ke masjid. Berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhu beliau menyebutkan, “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam apabila keluar (rumah) untuk pergi shalat (ke masjid) beliau berdoa,

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا وَفِيْ لِسَانِيْ نُوْرًا, وَ اجْعَلْ فِيْ سَمْعِيْ نُوْرًا وَفِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا, وَ اجْعَلْ مِنْ خَلْفِيْ نُوْرًا وَمِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا, وَ اجْعَلْ مِنْ فَوْقِيْ نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِيْ نُوْرًا, اَللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ نُوْرًا.

“Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, dan cahaya pada lisanku, dan jadikanlah cahaya pada pendengaranku dan cahaya pada penglihatanku, dan jadikanlah cahaya dari belakangku, dan cahaya dari depanku, dan jadikanlah cahaya dari atasku dan cahaya dari bawahku. Ya Allah, anugerahilah aku cahaya. (Muttafaq ’alaih).

2. Berjalan menuju masjid untuk shalat dengan tenang dan khidmat. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam telah bersabda, “Apabila shalat telah diiqamatkan, maka janganlah kamu datang menujunya dengan berlari, tetapi datanglah kepadanya dengan berjalan dan memperhatikan ketenangan. Maka apa (bagian shalat) yang kamu dapati, ikutilah, dan yang tertinggal, sempurnakanlah.” (Muttafaq ’alaih). (lebih…)

Adakah Shalat Rawatib Qabliyah Jum’at?

Pertanyaan:

Saya baca beberapa buku, di sana dijelaskan bahwa dalam shalat Jum’at tidak ada shalat sunnah qabliyah. Namun ketika saya pergi ke masjid saya saksikan muadzin setelah selesai adzan pertama ia menyeru dengan suara kencang:

قوموا إلى صلاة سنة الجمعة يرحمني ويرحمكم الله

Kerjakanlah shalat sunnah (qabliyah) Jum’at, semoga Allah merahmati kalian.”

Apakah ini ada dalilnya?

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz rahimahullah menjawab : (lebih…)